Scrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace LayoutsScrolling Glitter Text Generator & Myspace Layouts

Senin, 28 November 2011

Teknologi Informasi Mampu Menjauhkan yang Dekat

telfon7

Dunia sudah semakin tua, namun kecanggihan tekhnologi sudah semakin membaik bahkan semakin canggih. hal ini membuat orang mendapatkan banyak sekali kemudahan-kemudahan terutama dibidang informatika, munculnya alat-alat komuikasi terbaru dan kemudahannya bak jamur yang tumbuh dimusim hujan, hampir tak terbendung dan itu membuat orang berlomba-lomba untuk mendapatkannya, sehingga kebanyakan orang lupa pada manfaat dasarnya.

Hal ini membuat sebagian dari kita terbiasa hidup serba instan,serba mudah dan tidak mau bersusah, memang tidak salah sih apabila kita menggunakan kemudahan tersebut menjadi bagian darihidup kita. toh itu juga kan hak masing-masing perorangan yang tidak bisa di ganggu gugat oleh siapapun, tapi yang membuat ironis adalah orang menjadikan alat komunikasi seperti handphone sebagai segalanya, bukan sebagai pelengkap.

sering terlihat nih ada orang yang padahal berada tidak jauh dengan orang yang ingin diajak komnikasi, mereka lebih memilih smsan atau teleponan, entah apa alasannya, saya yakin pembaca dari artikel ini pernah melihat kejadian yang saya gambarkan ini atau bahkan melakukannya sendiri. padahal jarak antara lawan komunikasi sangat dekat dengan kita, dalam satu kota,desa, bahkan satu ruangan sekalipun, sudah jarang ada pembicaraan dari hati kehati antar individu dengan individu yang lainnya.

sehingga hasil dari kebiassan tersebut adalah berkurangnya kepekaan antar individu. antar anak dan orang tua pun sudah jarang terjadi interaksi secara baik yang menyebabkan interaksi yang dilakukan tersebut hampir tidak memiliki arti penting bagi pelakunya.

Memang tidak semua hasil dari kemajuan tekhnologi berdampak buruk pada setiap penggunannya, karena setuju atau tidak sagala sesuatu yang terjadi pada dunia dan kemajuannya membawa dua dampak yang hampir tidak bisa dipisahkan, yaitu dampak positif dan negatif yang juga dapat membawa dampak yang sama pula bagi pelakunya.

Rabu, 23 November 2011

flv diconvert ke format VCD atau DVD agar mampu play di VCD/DVD Player

Gunakan saja TMPGEnc, (ini sekerdar contoh software saja, krn msh bnyk software lain) mendukung Format video spt flv, 3gg, avi,asf dan mpg. Caranya :
Download dan install :
1. Download K-Lite Codec Pack disini http://www.filehippo.com/download/9ca613b37c34e0a572ed8b7c987c0227/download/ dan install (tujuannya agar pc Anda bisa untuk memainkan berbagai macam format video dan audio)
2. Download TMPGEnc Plus 2.5 disini http://www.divshare.com/download/882970-7b3 dan kemudian install

Setting Dahulu TMPGEnc
1. Buka TMPGEnc, apabila muncul windows ‘Project Wizard’ klik ‘Cancel’
2. Klik ‘Option’ kemudian ‘Environmental Setting’
3. Klik ‘Audio Engine’, di bagian ‘Sampling Frequency Convertor’ centang ‘High Quality’
4. Klik ‘VFAPI plug-in’, Cari ‘DirectShow Multimedia File Reader’ kemudian klik kanan di ‘DirectShow Multimedia File Reader’, pilih ‘Higher Priority’, maka ‘DirectShow Multimedia File Reader’ akan naik ke urutan paling atas. Apabila belum mencapai urutan paling atas, coba ulangi kembali klik kanan, kemudian pilih ‘Higher Priority’.
5. Klik ‘OK’

Saatnya Convert
1. Klik ‘File’, kemudian ‘Project Wizard’
2. Maka akan muncul windows ‘Project Wizard’
3. Project Wizard yang pertama yaitu memilih format mpg yang akan dihasilkan. Untuk membuat mpg untuk vcd dengan format pal, pilih ‘Video-CD – PAL. Kemudian klik ‘Next’
4. Project Wizard kedua yaitu memilih file yang akan diconvert/encoding. Di ‘Video File’ klik ‘Browse’, maka akan muncul kotak dialog ‘Open’. Di ‘Files of type’ (sebelah kiri cancel) scroll ke paling bawah, pilih ‘All files’. Kemudian pilih file flv yang ingin diconvert. Klik ‘Open’
5. Di bagian ‘Expert Setting for Source’, ‘Video Type’ pilih ‘Interlace’, ‘Field order’ pilih ‘Bottom field first (field B), ‘Aspect ratio’ pilih ‘4:3 625 line (PAL)’. Klik ‘Next’
6. Klik ‘Other Setting’ (diatas cancel), ‘Motion search precision’ pilih ‘High quality (slow)’. Bisa juga memilih ‘Highest quality’ (very slow) tapi tentunya awaktu untuk convert akan lebih lama. Klik ‘OK’, Klik ‘Next’
7. Kemudian klik ‘Next’ lagi,Di ‘Output file’ klik ‘Browse’ untuk menentukan tempat file hasil convertnya. Klik ‘OK’, kemudian ‘OK’ lagi.

Pengikut

| More

Supported By: